Pada tangga dengan lintasan yang cukup panjang atau memiliki perubahan arah, bordes tangga menjadi salah satu bagian penting yang perlu direncanakan sejak awal. Bordes bukan sekadar tempat berhenti di tengah tangga, tetapi juga dapat berfungsi sebagai area transisi dan membantu menyesuaikan bentuk tangga dengan kondisi ruang.
Dalam pembuatan tangga besi custom, posisi bordes bahkan sering ditentukan berdasarkan kondisi bangunan di lapangan. Letak pintu, tinggi lantai, posisi dinding, ukuran ruang, hingga kebutuhan akses menuju mezzanine atau lantai atas dapat memengaruhi desain bordes.
Lalu, apa sebenarnya fungsi bordes, berapa ukuran yang ideal, dan bagaimana cara menentukan posisinya?
📐 Apa Itu Bordes Tangga?
Bordes tangga adalah bidang datar yang ditempatkan di antara dua bagian lintasan tangga. Bordes dapat digunakan untuk memberikan area jeda, mengubah arah perjalanan tangga, atau membagi satu lintasan tangga menjadi beberapa bagian.
Pada tangga lurus, bordes biasanya berada di tengah atau pada titik tertentu untuk membagi panjang tangga. Sementara pada tangga berbentuk L atau U, bordes biasanya menjadi area yang menghubungkan dua arah tangga.
Karena itu, bordes tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga dengan cara sebuah tangga ditempatkan di dalam ruangan.
🏠 Apa Fungsi Bordes Tangga?
Ada beberapa alasan mengapa bordes digunakan dalam desain tangga.
- Memberikan area jeda: pengguna dapat berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke lantai berikutnya.
- Mengubah arah tangga: bordes dapat menjadi area transisi untuk tangga berbentuk L atau U.
- Membagi lintasan tangga: tangga yang panjang dapat dibagi menjadi beberapa bagian sehingga bentuknya lebih mudah disesuaikan dengan bangunan.
- Menghemat ruang: perubahan arah melalui bordes dapat membantu memasukkan tangga ke area yang tidak cukup panjang untuk tangga lurus.
- Menyesuaikan akses: pada beberapa proyek, posisi bordes dapat disesuaikan dengan pintu, koridor, mezzanine, atau area tujuan tangga.
📏 Berapa Ukuran Bordes Tangga yang Ideal?
Tidak ada satu ukuran bordes yang otomatis cocok untuk semua tangga. Ukuran bordes perlu disesuaikan dengan lebar tangga, arah pergerakan, fungsi ruang, dan kondisi bangunan.
Dalam praktik pembuatan tangga rumah, ukuran bordes sering dibuat kurang lebih mengikuti lebar tangga agar pengguna memiliki ruang pijakan yang cukup saat berhenti atau berbelok.
Sebagai gambaran, tangga dengan lebar sekitar 80–100 cm dapat menggunakan bordes dengan dimensi yang sebanding atau lebih besar sesuai kebutuhan desain. Untuk tangga yang digunakan membawa barang atau memiliki intensitas penggunaan lebih tinggi, area bordes dapat membutuhkan ruang yang lebih luas.
Jadi, jangan hanya menentukan ukuran bordes berdasarkan angka. Yang lebih penting adalah memastikan area tersebut cukup untuk berpijak, berbelok, dan melanjutkan perjalanan tangga dengan nyaman.
![]() |
| bordes tangga |
🔄 Cara Menentukan Posisi Bordes
Posisi bordes sebaiknya ditentukan setelah tinggi lantai, jumlah anak tangga, arah tangga, dan kondisi ruang diketahui. Berikut beberapa konfigurasi yang umum digunakan.
1. Bordes pada Tangga Lurus
Pada tangga lurus yang cukup panjang, bordes dapat digunakan untuk membagi lintasan menjadi dua bagian atau lebih.
Misalnya tinggi lantai ke lantai adalah 300 cm dan setelah perhitungan diperoleh sekitar 17 anak tangga. Daripada membuat seluruh tangga dalam satu lintasan panjang, jumlah anak tangga dapat dibagi menjadi dua bagian dengan sebuah bordes di antaranya.
Pembagian tersebut tidak harus selalu sama persis. Posisi bordes dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan selama tinggi setiap riser tetap konsisten dan konfigurasi tangga tetap nyaman digunakan.
2. Bordes pada Tangga Bentuk L
Tangga berbentuk L menggunakan bordes sebagai area untuk mengubah arah perjalanan sekitar 90 derajat.
Konfigurasi ini banyak digunakan pada rumah dengan ruang terbatas karena tangga tidak membutuhkan satu lintasan lurus yang terlalu panjang. Setelah mencapai bordes, pengguna dapat berbelok dan melanjutkan naik ke arah yang berbeda.
3. Bordes pada Tangga Bentuk U
Pada tangga bentuk U, bordes biasanya menjadi area penghubung antara dua lintasan tangga yang berlawanan arah.
Model ini cukup efektif untuk bangunan yang memiliki ruang dengan bentuk tertentu. Selain membuat tangga lebih kompak, konfigurasi U juga dapat membantu mengatur posisi tangga agar tidak terlalu memanjang ke satu arah.
🧮 Contoh Sederhana Menentukan Bordes
Misalnya tinggi lantai ke lantai adalah 300 cm. Setelah dihitung berdasarkan tinggi riser yang direncanakan, diperoleh 17 riser.
Jika tangga dibuat dalam dua lintasan, jumlah riser dapat dibagi menjadi beberapa bagian, misalnya 8 riser sebelum bordes dan 9 riser setelah bordes.
Dengan pembagian tersebut, bordes berada di antara kedua lintasan tangga. Posisi sebenarnya kemudian disesuaikan kembali dengan tinggi anak tangga, arah tangga, posisi pintu, plafon, dan kondisi ruang di lokasi.
Contoh ini menunjukkan bahwa posisi bordes tidak ditentukan secara terpisah dari perhitungan anak tangga. Semuanya harus menjadi satu kesatuan dalam perencanaan tangga.
![]() |
| bordes tangga |
🔧 Bordes pada Tangga Besi Custom
Salah satu kelebihan tangga besi adalah fleksibilitas dalam menyesuaikan bentuk dan ukuran dengan kondisi bangunan. Hal ini sangat berguna ketika area yang tersedia tidak memiliki ukuran ideal untuk tangga standar.
Pada proyek tangga besi custom, bordes dapat dirancang mengikuti kebutuhan lokasi. Misalnya tangga harus berbelok karena terbentur dinding, harus berhenti di depan pintu, atau perlu diarahkan menuju area mezzanine.
Dalam kondisi seperti ini, ukuran dan posisi bordes dapat menjadi bagian dari solusi desain. Namun penyesuaian tetap harus memperhatikan struktur, dimensi anak tangga, kemiringan, railing, serta ruang kepala saat pengguna naik.
⚠️ Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Bordes
- Lebar bordes: pastikan cukup untuk menjadi area pijakan dan transisi.
- Konsistensi riser: tinggi anak tangga sebaiknya tetap konsisten agar langkah pengguna tidak berubah secara tiba-tiba.
- Ruang kepala: periksa area di atas tangga agar pengguna tidak terbentur plafon atau struktur bangunan.
- Railing: perubahan arah pada bordes harus tetap memiliki sistem pengaman yang baik.
- Struktur: bordes harus memiliki konstruksi yang mampu menahan beban penggunaan dan terhubung dengan struktur tangga secara tepat.
- Permukaan pijakan: gunakan material dengan permukaan yang tidak mudah membuat kaki tergelincir.
❌ Kesalahan yang Sering Terjadi pada Bordes Tangga
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menentukan posisi bordes hanya berdasarkan sisa ruang. Akibatnya, pembagian anak tangga menjadi tidak proporsional atau area bordes terlalu sempit.
Kesalahan lainnya adalah tidak memperhitungkan ruang kepala pada area setelah bordes. Tangga mungkin terlihat bisa dipasang di atas denah, tetapi ketika dibuat secara nyata, bagian kepala pengguna justru terlalu dekat dengan plafon atau struktur lantai.
Pada tangga besi custom, masalah seperti ini sebaiknya diselesaikan sejak tahap pengukuran dan perencanaan, bukan setelah rangka tangga selesai dibuat.
✅ Kesimpulan
Bordes tangga memiliki fungsi lebih dari sekadar tempat berhenti. Bordes dapat digunakan untuk membagi lintasan tangga, mengubah arah, menyesuaikan tangga dengan kondisi ruang, sekaligus membantu menciptakan akses yang lebih nyaman.
Ukuran dan posisi bordes tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan satu angka. Keduanya perlu disesuaikan dengan lebar tangga, jumlah anak tangga, tinggi lantai, arah tangga, ruang yang tersedia, dan kondisi bangunan.
Khusus pada tangga besi custom, perencanaan bordes menjadi semakin penting karena desain dapat dibuat mengikuti kondisi lokasi. Dengan pengukuran dan perhitungan yang tepat, tangga dapat dibuat lebih efisien terhadap ruang tanpa mengabaikan kenyamanan dan keamanan pengguna.
Jika Anda sedang merencanakan tangga rumah, tangga besi, tangga menuju mezzanine, atau akses rooftop, sebaiknya posisi bordes ditentukan sejak awal bersama desain keseluruhan tangga.
Baca juga artikel Pinterior lainnya:
- Menghitung Interval Tinggi dan Jumlah Anak Tangga Putar
- Jenis Besi untuk Pembuatan Tangga Besi: Hollow, CNP, UNP, dan WF
- Jenis Bahan Anak Tangga Besi: Pilihan Material, Kelebihan & Kekurangannya
- Cara Menghitung Tinggi dan Lebar Anak Tangga
- Ideal Kemiringan Tangga Rumah: Panduan Nyaman & Aman
- Alasan Kenapa Tangga Besi Lebih Unggul Dibanding Tangga Beton
- Jenis-Jenis Tangga Besi untuk Rumah & Ruko
- Catalog Model dan Harga Tangga Besi
Jangan lupa follow Instagram kami di @Pinterior.id_ untuk melihat proyek terbaru, inspirasi desain, dan update layanan kami.
Klik untuk langsung chat dengan tim kami
Workshop & Lokasi Kami
Kp. Pisang RT 5 RW 6, Karadenan, Cibinong, Bogor
Google Maps: "Pinterior"



